MAHA KARYA AHMAD DHANI & DEWA 19

Kapanlagi.com – Entah sudah berapa karya yang dihasilkan oleh Ahmad Dhani untuk publik musik Indonesia bahkan dunia. Kualitas pria berusia 40 tahun ini sudah tidak usah diragukan lagi. Itu pula yang membuat penyelenggara acara Indonesian Idol tak ragu untuk memilihnya sebagai juri.

Nama besar Ahmad Dhani akhirnya membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara khusus meminta agar mantan suami Maia Estianty ini menggelar konser sebagai respon akibat maraknya konser musisi dari mancanegara akhir-akhir ini. Konser bertajuk Mahakarya Ahmad Dhani & Dewa 19 akan digelar di JCC Senayan Jakarta pada 13 Juni 2012 mendatang sekaligus untuk memperingati 20 tahun karir Ahmad Dhani.

Dhani memang tergolong musisi senior yang berpengaruh di tanah air. Sejumlah band ia bentuk, dan tak terhitung berapa musisi ia orbitkan. Jelang konser Mahakarya Ahmad Dhani & Dewa 19, KapanLagi.com® telah mengupas beberapa band yang pernah dimotori oleh Ahmad Dhani.

1. Dewa 19
Tak bisa dipungkiri, Dewa 19 adalah band Ahmad Dhani tersukses dan yang paling populer di tanah air. Di band yang  lahir sejak 1986 inilah Dhani mulai dikenal publik musik Indonesia. Sentuhan dan pengaruh Dhani sudah sangat terasa di album-album awal Dewa 19. Pengaruh Dhani makin menguat seiring dengan perkembangan Dewa 19.

Dewa 19 mengawali karirnya dengan formasi Dhani Ahmad (keyboard, vokal), Erwin Prasetya (bass), Wawan Juniarso (drum) dan Andra Junaidi (gitar) sebelum akhirnya menggaet Ari Lasso sebagai vokal. Sempat mengeluarkan beberapa album, Dewa 19 terguncang dengan keluar masuknya beberapa personel. Salah satu yang paling mengejutkan adalah keluarnya Ari dan Wawan pada tahun 1998. Dewa sempat vakum untuk beberapa saat sebelum Dhani mendaulat Once sebagai vokalis pengganti posisi Ari Lasso.

Bersama Once, Dewa 19 melepaskan embel-embel 19-nya. Dengan nama Dewa, Dhani dan kawan-kawan terus berkarya. Album pertama mereka selepas keluarnya Ari adalah BINTANG LIMA. Album ini sekaligus mampu menepis rasa pesimis publik musik Indonesia yang sebelumnya ragu akan formasi baru Dewa.

Di sepanjang karir Dewa 19, sejumlah penghargaan pernah diraih oleh Dhani dan kawan-kawan. Bahkan Majalah Rolling Stone menobatkan Dewa 19 sebagai salah satu dari The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa.

Lagu-lagu seperti Kangen, Cukup Siti Nurbaya, Cinta ‘Kan Membawamu Kembali, Kirana, Risalah Hati, Arjuna merupakan beberapa hits yang pernah dibawakan oleh Dewa dan sangat populer bahkan masih sering terdengar hingga saat ini. Namun sayang Dewa 19 harus bubar di tahun 2011 setelah beberapa kali mengalami bongkar pasang personel. Bersama Dewa 19, Dhani sempat menelurkan 11 album sejak 1992 hingga 2006.

2. Ahmad Band
Di sela-sela vakumnya Dewa 19 pada tahun 1998 silam, Dhani membentuk sebuah band bernama Ahmad Band. Bersama Andra Ramadhan (Dewa 19, gitar), Pay (mantan personel Slank, gitar), Bongky (mantan personel Slank, bass), dan Bimo Sulaksono (mantan personel Netral, drum), ia menelurkan sebuah album berjudul IDEOLOGI SIKAP OTAK. Di album yang dirilis bersamaan dengan pergolakan reformasi di tanah air ini, Dhani dan kawan-kawan menyuguhkan musik yang menawan dengan lirik yang sangat berani.

“Bangsat-bangsat bertopeng anak bangsa rajai hukum rimba. Asah otak tajamkan pandang masih banyak yang tertinggal, masih terjajah, belum merdeka, terjajah bangsat seiring,” bunyi lirik salah satu lagu di album IDEOLOGI SIKAP OTAK, Interupsi.

Dengan musik khas rock alternatif 90-an ditambah lirik yang kritis dan nyeleneh, beberapa pihak menilai bahwa ini adalah salah satu karya terbaik Ahmad Dhani. Ia seolah menunjukkan sisi idealismenya yang tidak tampak di Dewa 19. Salah satu lagu terbaik dan terpopuler di album ini adalah Aku Cinta Kau dan Dia. Namun sayang band ini hanya bertahan di satu album tersebut. Setelah menyelesaikan album itu, Dhani kembali berkonsentrasi dengan Dewa 19 dan menelurkan album THE BEST OF DEWA 19 (1999) dan BINTANG LIMA (2000).

3. The Rock/T.R.I.A.D
Pada tahun 2007, Dhani bertemu dengan 3 personel band Hospital The Musical di Studio 301 Australia. Melalui pertemuan itu Dhani bersama Clancy Alexander Tucker, Zachary Haidee-Keene, Michael Bennett sepakat untuk membentuk sebuah band bernama The Rock. Tepat pada bulan Agustus 2007, The Rock Merilis album bertajuk MASTER MISTER AHMAD DHANI. Beberapa tembang sempat menjadi hits di Indonesia, yaitu Munajat Cinta, Kamu-kamulah Surgaku. Beberapa komposisi lain merupakan karya lama Ahmad Dhani di band sebelumnya.

Januari 2010, Dhani dan kawan-kawan memutuskan untuk mengubah nama The Rock menjadi T.R.I.A.D Bersama nama baru ini, Dhani merilis beberapa album baru, yakni T.R.I.A.D (2010), ISTIMEWA (2011). Karir Dhani bersama T.R.I.A.D bisa dibilang cukup sukses walau tak secemerlang Dewa 19. Namun paling tidak ini sudah cukup untuk membuktikan kehebatan Dhani sebagai salah satu legenda musik Indonesia.

Di balik segala tingkah kontroversialnya, Dhani tetaplah merupakan sosok musisi yang jenius dan tak pernah lelah berkarya. Tak heran bila sejumlah musisi seperti Afgan, Agnes Monica, Mahadewi, Titi DJ, Vina Panduwinata dan lain-lain bersedia tampil di acara Mahakarya Ahmad Dhani & Dewa 19. Selamat dan sukses Ahmad Dhani! (kpl/adb)

sumber : di sini

Related Images: